SMK Negeri 1 Bandung didirikan sejak tahun 1943 dengan nama Sekolah Perdagangan Menengah (SPM). Hal tersebut dilakukan untuk mengakomodir keinginan masyarakat Bandung untuk memberikan pendidikan dalam bidang perekonomian. Pada awal pendiriannya, sekolah perekonomian terdiri dari dua tingkat sekolah. Tingkat pertama setingkat SMP disebut tingkat primair dan tingkat kedua setingkat SMA disebut secundair. Tahun 1950, sesuai dengan keputusan pemerintah pada waktu itu tingkat primair diubah menjadi Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) dan tingkat secundair diubah menjadi Sekolah Mengengah Ekonomi Atas (SMEA).
Sejak awal, sekolah bertempatkan di gedung milik SD Kebon Kalapa dan proses pembelajaran diadakan sore hari, karena pada pagi hari gedung digunakan oleh SD Kebon Kalapa. Di tahun 1949 siswa/I SMEP dan SMEA menempati sebagian dari bangunan Lyceum yang sekarang digunakan oleh SMAK dan SMA Negeri 1 Bandung. Tahun 1950 setelah sekolah Belanda ditutup dan bersamaan dengan bergantinya nama sekolah perdagangan menjadi SMEP dan SMEA, bangunan sekolah menempati gedung di Jalan Wastukancana No. 3 RT 03 RW 07, Kelurahan Babakanciamis, Kecamatan Sumurbandung, Kota Bandung sampai sekarang. Adapun nama sekolah sempat berganti beberapa kali, hingga nama SMEA 1 Bandung bertahan sampai keputusan pemerintah pada tahun 1997, maka nama SMEA diubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bandung (SMKN 1 BANDUNG)
Sub Aktivitas
Sub Pengumuman
Sub Agenda
SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk melindungi privasi dan data pribadi pengguna yang menggunakan layanan kami. Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, melindungi, dan membagikan informasi Anda selama proses pendaftaran dan penggunaan layanan SPMB. Seluruh data yang dikumpulkan dalam sistem SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat 2025 hanya akan digunakan secara eksklusif untuk mendukung pelaksanaan penerimaan murid baru dan tidak akan dipergunakan untuk kepentingan lain di luar tujuan tersebut.